Pendahuluan: Mengguncang Rasa Kemanusiaan
Tragedi perampokan disertai kekerasan yang menimpa pasangan suami istri di Palembang, Sumatera Selatan, menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat. Darma Kusuma (52), seorang pengusaha kerupuk yang dikenal sebagai 'Koko Orang Baik' oleh keluarganya, tewas mengenaskan akibat luka gorok. Sementara sang istri, Yeni Kawi (40) atau Yeni Suwandi, mengalami luka kritis namun berangsur membaik.
Peristiwa sadis ini terjadi di ruko tempat usaha mereka di Jalan Pengadilan Lama, Kelurahan 15 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, pada Selasa, 26 November 2025 malam.
Kronologi Tragis: Dari Teriakan hingga Darah Menggenang
Berdasarkan keterangan saksi dan pihak kepolisian, perampokan ini terjadi dengan cepat dan brutal.
* Waktu Kejadian: Malam hari, sekitar pukul 19.00 - 19.30 WIB.
* Aksi Pelaku: Pelaku, yang belakangan diketahui bernama Dian Satria (34) dan merupakan mantan karyawan korban, masuk ke ruko. Ia mengancam korban dengan senjata tajam.
* Perlawanan dan Kekerasan: Darma Kusuma dan istrinya berusaha melawan. Pelaku sempat meminta uang dan istri korban menyerahkan uang tunai sekitar Rp 3 Juta. Namun, teriakan minta tolong dari Yeni Kawi memicu tindakan sadis dari pelaku.
* Korban: Darma Kusuma ditemukan tewas di dalam ruko dengan luka gorok parah di leher. Yeni Kawi mengalami luka sayatan serupa dan dilarikan ke RS Charitas Palembang dalam kondisi kritis.
> Poin Penting: Anak korban yang masih berusia 4 tahun dan seorang suster dilaporkan selamat karena berada di kamar saat kejadian berlangsung.
>
Duka Mendalam di Pemakaman: Tangis Pecah Keluarga
Suasana haru dan pilu menyelimuti prosesi pemakaman Darma Kusuma di TPU Talang Krikil. Seperti yang terlihat pada gambar, wajah almarhum dalam bingkai foto menjadi fokus utama, disaksikan isak tangis keluarga yang tak terbendung.
* Julukan Keluarga: Panggilan 'Koko Orang Baik' menjadi ungkapan rasa kehilangan keluarga atas sosok Darma Kusuma yang dikenal ramah dan baik hati.
* Harapan Keluarga: Adik kandung korban, Vagga, menyuarakan desakan agar pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya, demi tegaknya keadilan dan keamanan di Palembang.
Kerja Keras Polisi: Pelaku Perampokan Sadis Akhirnya Ditangkap
Pihak kepolisian dari Polda Sumsel dan Polrestabes Palembang bergerak cepat. Dalam waktu singkat, aparat berhasil mengidentifikasi dan memburu pelaku.
* Penangkapan: Pelaku, Dian Satria (34), berhasil ditangkap di Bandung, Jawa Barat pada Rabu, 3 Desember 2025.
* Motif: Dugaan awal mengarah pada motif perampokan dan kemungkinan dendam pribadi, mengingat pelaku adalah mantan karyawan korban. Polisi masih mendalami motif pasti di balik aksi keji ini.
Penangkapan ini memberikan sedikit kelegaan bagi keluarga korban yang berharap agar keadilan segera terwujud.
Penutup: Menjaga Kewaspadaan di Tengah Maraknya Kriminalitas
Kasus Darma Kusuma tewas dirampok ini menjadi pengingat pahit akan pentingnya kewaspadaan, terutama bagi para pelaku usaha. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli dan tindakan preventif demi menjamin rasa aman bagi masyarakat Palembang.
Masyarakat berharap, tragedi seperti ini tidak terulang kembali dan hukuman setimpal dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan.
Terkait Kasus: Perkembangan terkini menunjukkan bahwa kondisi istri korban, Yeni Kawi, berangsur membaik dan masih menjalani perawatan intensif.

Posting Komentar untuk "📰 Tangis Pilu di Palembang: 'Koko Orang Baik', Darma Kusuma Tewas Dirampok, Pelaku Berhasil Ditangkap!"